Jika Saja…

Gambar

Pernahkah kau berandai pada waktu agar semua yang telah terjadi berubah menjadi kepulan asap yang terus menghilang dan menganggapnya tidak pernah terjadi sama sekali?

Pernahkah kau sedikit saja berharap rasa yang berubah menjadi kata itu tidak pernah tercetus dalam sebuah ucap yang pada akhirnya menghadirkan duka walau suka tetap menyapa?

Rasaku padamu, mungkin adalah sebuah pemicu dosa untuk melahirkan dosa-dosa selanjutnya, rasa yang selalu bersemayam tanpa pernah mampu ku hapus, membiarkannya ada dan tetap ada di sana…

Begitu neraka adalah tempatku, karena mampu menggoyahkanmu yang tidak mungkin bisa ku gapai seutuh yang ku mau…

Tapi, apa? Memendamnya sama saja dengan pergi ke neraka. Tidak ada ubahnya, bukan?

Aku laksana buah simalakama, tidak ada satupun pilihan yang bisa membuatku selamat meski tidak memilihpun tetap berakhir sama.

Karena hadirmu adalah candu, karena cintamu adalah madu.

Aku selalu mendamba rindu yang akan tetap kuberikan padamu, hanya dirimu.

Selalu dirimu, meski hancur akan menghampiriku saat kenyataan menyapa logika yang tak pernah mau ku sentuh karena aku tahu akan luka yang menyayat…

Jika hadirnya tidak pernah ada dalam takdirmu, bisakah aku yang akan menjadi takdirmu?

Jika cinta memang memberi suka, mampukah kau memberiku cinta seutuhnya?

Jika saja semuanya mampu…

Jika saja tidak pernah ada kata ragu…

Dan hanya jika saja aku dan dirimu tidak pernah bertemu…

 

Thrusday, 22082013, 08:29 PM

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s