Aku Belum Turut Bersamamu

Aku Belum Turut Bersamamu

Hari itu cukup terik, cukuplah untuk mengucurkan keringat membasahi baju dan jilbab yang kukenakan. Langkah kaki yang sudah payah karena harus mengayuh sepeda di tengah padatnya lalu lintas Kota Malang. Sejenak aku dan kawanku berhenti di tepi jalan, tepatnya di sebuah jembatan. Setelah memarkirkan sepeda, aku dan kawanku itu berjalan pelan menuju tepian jembatan. Di kejauhan sana aku bisa melihat ular besi itu bersiap untuk berangkat menuju Surabaya, eh, benar ke Surabaya bukan? Soalnya arahnya ke sana. Ke sana mana? Ah sudahlah, tidak penting.
Aku terus berkoar-koar tidak jelas sembari menanti kereta itu berlalu di bawah kami. Aku bertanya padanya.
“Hei, aku masih di sini. Jangan berangkat dulu. Bawa serta aku bersamamu!”
Temanku melirik aneh ke arahku, “Kau tidak apa-apa, kan?”
Aku hanya tertawa menanggapinya.
“Tidak, aku hanya rindu rumah. Aku ingin pulang.”
Dan temanku hanya tersenyum.
“Aku juga.”
Bersama-sama kami pun berteriak.
“Hei!! Sampaikan kabar kami untuk orang rumah!! Kami belum bisa pulang!!”
Dan kami pun tertawa bersama-sama tanpa peduli tatapan orang-orang yang melihat ke arah kami dengan tatapan yang pastinya sangat mengintimidasi… 🙂

Iklan

Ditandai:

4 thoughts on “Aku Belum Turut Bersamamu

  1. sheka Desember 31, 2013 pukul 11:57 pm Reply

    jangan bilang ini kisah nyata terus sama Ayu ya? ;D

    • iklimachoi Januari 1, 2014 pukul 9:39 pm Reply

      hmmm, gimana ya? 😀

      • sheka Januari 1, 2014 pukul 10:12 pm

        aish.. 😀

      • iklimachoi Januari 5, 2014 pukul 10:35 am

        hahaha 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Luckty Si Pustakawin

We live the life of an unfinished novel, still waiting to be written. –Absolute Stephanie-

storyofdeika77

Me and Paper

Tokyobling's Blog

Tokyo in Photos

Mencari Jejak

You left something, I collect it

Jia Effendie

author, editor, translator, and literary agent

K2Ost

MP3 Download for Kpop Song & KDrama Ost. 320 kbps, Korea MV / Live Performance

Taste Life Twice

some books just swallow you up, heart and soul...

Khatulistiwa Literary Award

Mendukung Perkembangan Sastra di Indonesia

billashalsa81

disiplin adalah sikapku , belajar adalah hidupku

%d blogger menyukai ini: