Memilih Setia

Kemarin seperti halnya hari ini. Langit cerah dengan awan putih bak kapas sintetis, bergumpal dan berarak pelan menghiasi birunya angkasa. Hari ini angin sepertinya ingin bermain-main dengan rumput-rumput di tanah lapang. Melambai lemah lembut mengalahkan nyiur di pantai selatan. Wangi rumput semerbak memenuhi hidung, serpihan dandelion yang lepas dari tangkainya, terbang membumbung jauh mencari tempat persinggahan yang baru untuk tunas-tunas baru.

Tapi, tidak dengan lelaki itu. Dirinya takut akan hal baru, tempat baru, suasana baru, bahkan orang baru. Kegelisahan yang tak ingin ia tunjukkan pada alam tak mudah begitu saja ia sembunyikan. Semakin ia pendam, semakin ribut angin yang tadinya sepoi tersebut.

Helaan nafas terhembus dan kemudian menyatu bersama udara sekitar yang cukup lega untuk dihirup sepuasnya, sendirian. Namun rasa-rasanya sendirian adalah sesuatu yang benar-benar menyesakkan, tak ada yang menandingi sesak karena sendirian itu. Selega apapun tempat kita bernaung, tapi rumah sesungguhnya dari hati kita tak selega kelihatannya. Mustahil kita akan bernafas sampai esok hari.

Dari sini mungkin kita tahu, lelaki itu tengah mendamba. Dambaan hati yang tak tahu rimbanya. Rindu yang menjejal semakin banyak dan memenuhi, kantong-kantong rindu di benak sanubari. Ia rindu karena setia. Ia cinta maka setia. Setia dan setia. Ia setia. Ia lelaki setia.

(ik)
Iklan

Ditandai:, , ,

4 thoughts on “Memilih Setia

  1. ayuna Juli 2, 2014 pukul 8:23 am Reply

    aku menangkap, lelaki itu sedikit melankolis?

    • iklima Juli 4, 2014 pukul 11:20 pm Reply

      itu sebenarnya belum kelar lho, mau aku sunting kapan2
      yahh, itung2 sekali kali cowok yg melankolis gpp lah 😀

      • ayuna Juli 4, 2014 pukul 11:49 pm

        Kekeke.. oke, ditunggu deh,, Hm, aku kok ke inget tokoh yang kayak gini di novel ya? tapi di mana? *mikir

      • iklima Juli 6, 2014 pukul 8:10 pm

        iyakah? penasaran, dimna memang?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Luckty Si Pustakawin

We live the life of an unfinished novel, still waiting to be written. –Absolute Stephanie-

storyofdeika77

Me and Paper

Tokyobling's Blog

Tokyo in Photos

Mencari Jejak

You left something, I collect it

Jia Effendie

author, editor, translator, and literary agent

K2Ost

MP3 Download for Kpop Song & KDrama Ost. 320 kbps, Korea MV / Live Performance

Taste Life Twice

some books just swallow you up, heart and soul...

Khatulistiwa Literary Award

Mendukung Perkembangan Sastra di Indonesia

billashalsa81

disiplin adalah sikapku , belajar adalah hidupku

%d blogger menyukai ini: