Arsip Tag: review

Review and Recommend: 11 Buku GagasMedia Wajib Baca!!

11 gagas

Pertama-tama tulisan ini sengaja dibuat untuk ikutan challenge yang diselenggarain sama GagasMedia. Yah… itung-itung ikut memeriahkan usia Gagas yang lagi nambah tahun ini jadi 11 tahun. Hehehe…

Sebelumnya selamat ulang tahu ya, Gagas. Kamu imut deh, usia 11 tahun kan identik dengan keimutan dan kebandelan kan ya, semoga aja Gagas jadi tambah bandel dengan ngeluarin banyak novel yang seru gila 😀 amin…

Nah, betewe ada beberapa novel yang memang dalam list aku wajib baca dan juga rekomen banget buat kalian lah, hahaha 😀 siapa ahu dari baca tulisan aku kalian jadi minat baca atau malah beli novel itu, ya apa gak?

Kita langsung tancap gas aja, yak…

 

©      Silang Hati

silang hati

Ditulis oleh Sanie B. Kuncoro dan Widyawati Oktavia

Kalau hati selalu memihak apa yang kira pikirkan pasti jatuhnya akan membuat kita dan orang lain bahagia. Cerita-cerita yang mengalir begitu murni, tentang orang dari masa lalu, masa kini berputar di jalur yang tengah kita lalui, hanya akan ada satu orang, entah dari masa lalu atau masa kini yang akan terus berjalan satu jalur bersama kita.

Suka banget sama bagiannya mbak Sanie B. Kuncoro, penulisan cerita yg syarat akan kiasan kalimat dan kata membuat aku merasa terbuai, indah sekali. Lalu cerita tentang gadis hujan, gadis korek api yang memiliki satu nama yakni, Lotus. Dia begitu misterius tapi mampu menghanyutkan seorang Rajesh yg teguh dan liat bagai gunung.

Kemudian cerita dari sudut persimpangan oleh mbak Widyawati Oktavia, memberikan amunisi yg juga tidak kalah kuat ledakannya untuk sebuah novel duet yang pernah saya baca.

Jujur saja, setelah baca novel ini seperti memberikan input yang luar biasa pada tulisan-tulisan saya, yah… walaupun sekadar cerpen sih, tapi pemilihan kosakata yang lebih bervariasi, hehehe

Saya suka karakter Rajesh, meski bukan hanya Rajesh yang jadi tokoh utama.

 

©      Memori

memori

Ditulis oleh Windry Ramadhina

Lagi-lagi mbak Windry memberi pengetahuan singkat. Waktu pertama baca montase, waahhh, ngangkat tentang film dokumenter nih, aseekkk 😀 dan di novel sebelum montase ini, yakni memori ternyata mbak Windry menyuguhkan hal yang serupa, tentang dunia arsitek, okee… dulu sempet kesengsem sama dunia arsitek, dulu, dulu banget, waktu masih suka gambar 😀

Ceritanya ngalir yaa… Tentang kesakitan hati yang perlahan sembuh karena memori masa lalu. Masa lalu yang mampu membangkitkan antibiotik untuk melawan penyakit hati yang namanya kekecewaan, kebencian , kegetiran, dan semacamnya.

Tokoh ‘Mahoni’ yang idealis, dan keras kepala lalu ada Sigi, dengan pembawaan yang tenang, sabar dan kuat. Mereka berdua sepasang kakak-adik yang akhirnya bisa menjadi keluarga karena mungkin tangan ‘papa’ mereka menyatukan mereka. Ikatan batin antara mereka sangat unik dan mengambil hati pembaca.

Juga kisah cinta Mahoni dengan Simon yang tak terlalu kentara tapi mampu menggelitik dalam setiap bagian mereka.

Sambil tersenyum mengkuti mereka, juga tak ayal kita sedang melakukan tur gratis tentang warna, corak, bentuk, dan gaya dalam menampilkan dunia arsitek. Keren deh 😀

 

©      Kastil Es dan Air Mancur yang Berdansa

kastil es

Ditulis oleh Prisca Primasari

Cerita tentang Florence, si gadis desa dari Honfleur, dan Vinter seorang pemuda yang bekerja sebagai pemahat es. Pertemuan mereka sebenarnya sudah akan diatur oleh kedua orang tua Florence, tetapi sepertinya takdir ingin berputar-putar dan membuat keduanya bertemu tanpa ada yang tahu kalau mereka sebenarnya akan dijodohkan. Kalsik sekali, lagi-lagi Paris yang dijadikan setting, tapi tidak menjadikannya bosan karena bukan Paris yang jadi tokoh utama! tapi daerah tepian dari negara Perancis itu.

Bahasa yang digunakan mbak Prisca memang sangat menyentuh, bagaimana mereka akhirnya jatuh cinta, bagaimana gilanya Zima, si nyentrik yang selalu tidak tahan dengan permainan panggung para seniman dan berakhir membanting-banting barang. Juga namanya yang selalu berubah ubah setiap musim 😀

Vinter, pemuda yang hangat meski namanya memiliki arti yang tidak demikian. Tenang dan dewasa. Very love him 😀

 

©      Life Traveler

life traveler

Ditulis oleh Windy Ariestanty

Sungguh mengagumkan, Life Traveler bikin saya ngiler untuk ikut-ikutan mbak Windy keliling melingkari planet ini. Tapi, apa daya lagi-lagi kesempatan yang tidak dimiliki oleh saya. Tapi, memang dengan membaca buku ini sedikit terpuaskan akan gemerlap dari negara-negara tetangga yang jauh-jauh itu. Apalagi pada bab yang mengulas tentang Praha. I love Praha 😀

Saya suka kata-kata mbak Windry yang mengatakan, “Jadilah manusia dunia, lepaskan semua keberagaman kita dan berbaurlah” kurang lebih seprti itu, saya lupa. Bukunya sedang jauh dari jangkauan saya 😀

Juga buku ini mengajrkan saya sedikit tentang berkemas, tahu sendiri saya ini kalau berkemas selalu rempong, kata Ibu saya, “Kamu itu tomboy, tapi kok ya ribet banget kalau urusannya soal berkemas” ahhaaha :d gini-gini saya masih cewe kali, Ibu :p

Jangan dilewatin aja deh Life traveler ini, keren 😀

 

©      Restart

restart cover

Ditulis oleh Nina Ardianti

Cerita unik dan menggemaskan. Kisah cinta antara Fedrian Arsjad dan Syiana.

Slogannya sih untuk orang-orang yang pengen move on. Hohoho, menohok sekali bukan. Kebetulan edisi saya masih tentang masa lalu, kenangan, dan patah hati. Duh, berat…

Perjalanan cinta seperti orang lagi punya program atau aplikasi omputer yang baru dan canggih. Instal, reinstal, unistal. Menggelikan sekaligus mengaduk emosi. Sippp!!! 😀

 

©      Jika

jika

Ditulis oleh Omnibus à penulis-penulis GagasMedia

Dengan bangga saya harus ungkapkan. Saya pernag memenangkan tantangan GagasMedia untuk mengirimkan foto untuk ikut lomba ‘foto yang bercerita’ dan akan dipajang di museum bank Mandiri bersamaan dengan launching buku kumpulan cerita dari 13 penulis GagasMedia ‘Jika’ ini. Tapi, sayang saya tidak dapat mengahdiri acara tersebut karena waktu saya tahu pengumuman itu sudah lewat satu bulan dari pengumuman dan acaranya sudah 2 minggu berlalu. Karena saking jarangnya ngecek inbox email, hehe 😀

Jika berkisah tentang kepingan cerita yang berandai, tapi menyelipkan sedikit harap dan penantian. Tentu saja. Namanya juga “Jika”

Saya juga suka dengan foto-foto yang ada di setiap halaman. Menarik dan artistik 😀

 

©      Notasi

notasi

Ditulis oleh Morra Quatro

Mengusung cerita era ‘98 yang penuh dengan gejolak orde baru yang menuntut perubahan -Revolusi- yang akhirnya berakhir dengan -Reformasi-.

Cerita yang mengalir begitu penuh kenangan, seperti sedang berjalan di dalam museum atau sedang membuka album foto tempo dulu.

Penantian memang sangat menyita waktu, energi, pikiran dan emosi. Tak ubahnya Nalia yang semakin kedepannya dalam harap penantiannya terhadap Nino, seharusnya dia tahu, rasa yang pernah ia miliki dulu sudah lama hilang, digerus waktu dan tentu saja kehadiran orang lain.

Tapi mungkin janji akan pertemuan kembalilah yang masih membuatnya bertahan bahawa ini akan tetap seperti dulu…

Morra quatro membuatku berpikir, apakah ini kisahnya sendiri? Tapi itu memang hak penulis, mau asli mau bukan bukan urusan kita, si pembaca, karena dengan mengetahuinya bahwa novel ini bagus maka tidak akan ada komentar apa-apa. Ini menurutku 😀

 

©      Coming Home

coming home

Ditulis oleh Sefryana Khairil

Novel domestic drama yang pertama kali aku baca dan langsung jatuh cinta sama Rayhan dan Amira, juga sama penulisnya, hehe

Mereka pasangan yang pernah menikah lalu cerai karena Rayhan yang ketahuan selingkuh dan punya anak dari selingkuhannya, betapa tidak membuat hati Amira kejang dan retak, rayhan saja setengah mati menolah punya anak dengan Amira, padahal wanita itu sangat menginginkannya. Upsss dilarang spoiler yaakkk ahhaha 😀

Yang pasti ceritanya sangat membuat saya terenyuh juga senyum-senyum sendiri. Buatlah anda jatuh cinta dnegan membacanya ya hahaha 😀

 

©      Infinitely Yours

infinetely yours

Ditulis oleh Orizuka

Rayan dan Jingga, keduanya tidak saling kenal. Hingga ada sebuah kejadian unik yang akhirnya menybabkan mereka berdua saling kenal dan berpetualang menjelajah negeri gingseng—Korea untuk alasan-alasan yang hanya dimengerti oleh mereka. Kehebohan dan kekocakan mereka untuk saling memahami satu sama lain membuat saya tak urung untuk tersipu dan tertawa. Novel tentang the stranger paling Daebak!! 😀 artinya Keren dalam Bahasa Korea 😀

Bagi para K-popers atau pecinta Korea, pastilah tidak asing dengan novel Orizuka yang satu ini. Hihihi 😀

Awal baca buku ini karena gak sengaja pas main di kamar temen satu asrama di mejanya ada tumpukan novel-novel baru. Dan novel ini salah satunya, segel aja belum dibuka, hahaha. Karena dasarnya aku yang kurang ajar, ya aku pinjem meski segel belum dibuka yang artinya aku duluan yang ‘merawanin’ wkwkwk 😀

Novel ini layak dibaca deh, sambel tamat 3 kali kalau gak salah, ehhe

 

©      Lampau

lampau

Ditulis oleh Sandy Firly

Menarik sekali, cerita adat dari negeri Kalimantan sungguh membuka wawasan baru, cerita yang diusung juga membuatku berpikir ini memang menarik dan tidak biasa 😀

Cerita yang sedikit banyak membawa arusnya ke warna lokal, tapi tetap suka dengan perjalanan hidup Ayuh yang berliku seperti Sungai Amandit 🙂

Sebenarnya karena jarang membaca cerita yang berlatar warna lokal, seperti mengusung adat, jadi berpikir, wah ini bagus, padahal kalau mau lebih terbuka lagi masih banyak novel-novel serupa. Namun, mas Sandy bikin saya mudah memahami isi cerita yang tentang Ayuh, anak dari seorang Balian atau dukun di daerah mereka, yang selalu bermimpi tentang ular-ular yang oleh ibunya diartikan bahwa Ayuh akan menjadi seorang Balian juga. Perjalanan Ayuh untuk menjadi jati diri begitu mengharukan serta sedikit banyak selalu berharap dia akan baik-baik saja.

Ada rasa penasaran yang ingin saya utarakan sebenarnya, apa kabar dengan Genta ya? Sedikitpun dia tidak dijabarkan, meski kisahnya bersama ibu Ayuh sudah termasuk dalam penjabarannya, tapi untuk tahu di mana sosoknya berada, tidak ada yang memberi tahu. mungkin itu saja 🙂

 

©      Test Pack

testpack

Ditulis oleh Ninit Yunita

Saya jatuh cinta sama pasangan ini “Tata-Rahmat”

Tahan banting dan bagaimana bisa, seorang suami tetap akan cinta dan sayang pada istri meski tak mampu memberi keturunan, dan pada akhirnya ketahuan siapa yang tidak mampu memberi sumbangan, tapi mereka tetap mempertahankan keutuhan rumah tangga mereka, yahh, meski sempat retak 🙂

Saya suka, kata-kata ini “saya sudah puas dengan apa adanya kamu” how romantic they’re 😀

Yang baru nikah baca novel ini dulu gak masalah kok, hihihi 😀

 

Dari sini, aku harap kalian jadi kepikiran untuk baca, tau nyari buku ini lalu ngoleksi, tapi hati-hati ya, beberapa udah out of print 😀 jadi segera aja lari ke toko buku buat ngubek-ngubek gudangnya atau ke perpustakaan kota atau ke loakan buku atau pinjem temen, hehehe 😀

Luckty Si Pustakawin

We live the life of an unfinished novel, still waiting to be written. –Absolute Stephanie-

storyofdeika77

Me and Paper

Tokyobling's Blog

Tokyo in Photos

Mencari Jejak

You left something, I collect it

K2Ost

MP3 Download for Kpop Song & KDrama Ost. 320 kbps, Korea MV / Live Performance

Taste Life Twice

some books just swallow you up, heart and soul...

Khatulistiwa Literary Award

Mendukung Perkembangan Sastra di Indonesia

billashalsa81

disiplin adalah sikapku , belajar adalah hidupku